30 Agustus 2018

Serunya Babymoon Ke Istana Panda dengan Tranportasi Umum


Hari Minggu, 12 Agustus 2018 aku dan suami pergi babymoon ke Istana Panda Taman Safari Indonesia dengan naik kendaraan umum. Saat itu usia kehamilanku 26 minggu. Memasuki kehamilan trimester 2, kondisiku sudah lebih nyaman kemana-mana karena udah nggak mual-mual lagi seperti di trimester 1. Setelah membaca banyak artikel mengenai manfaat babymoon untuk ibu hamil dan janin, aku mantap ngajak suami untuk babymoon ke tempat yang lumayan jauh dari ibu kota, ngga jauh banget sih Cuma ke kota Bogor, kota tetangga!  

Jangan lupa berdoa dulu yang banyak agar diberi kelancaran selama dalam perjalanan. Luruskan niat untuk refreshing dan mendekatkan diri pada-Nya.

Jiwa berpetualang saat hamil-hamil begini masih ada. Masih semangat banget jalan-jalan apalagi mau melihat Panda yang udah lama banget pengen lihatnya! Dan sekarang baru kesampaian.. aku mau ceritain ya kronologi kisah petualangnya ! :D

Berangkat jam 6.15 dari rumah
Setelah menyeruput segelas teh hangat dan sepotong biskuit, kami berangkat menuju stasiun kereta terdekat yaitu Stasiun Pondok Cina dengan menggunakan sepeda motor. Kami menitipkan motor dulu di parkiran umum dekat stasiun yang bertarif Rp 7,000/hari. Jadi kami bisa titip motor seharian.
Setelah menitipkan motor, kami membeli tiket PP ke Stasiun Bogor di mesin tiket seharga Rp 8,000/orang.

Sekitar jam 7 kami naik kereta ke Bogor, Alhamdulillah keretanya nggak penuh-penuh amat. Jadi sangat nyaman untuk dinaikin. Aku dan suami beda gerbong, aku di gerbong wanita karena di gerbong itu banyak tempat duduk kosongnya, sedangkan suami di gerbong sebelahnya. Sekitar 45 menit, kami sampai di stasiun Bogor. Yay!

07.45 – Stasiun Bogor
Kami tiba di stasiun Bogor sekitar pukul 07.45. Sesampainya disana kami langsung pesan taksi online menuju Taman Safari dengan titik dari depan Lapas Bogor, jadi kami harus nyebrang dulu naik jembatan penyebrangan ke Lapas Bogor. Titik Lapas Bogor sangat memudahkan kita pesan taksi online menuju puncak Bogor.

Ada beberapa kendala dalam memesan taksi online ini karena tidak semua driver bersedia mengantarkan ke puncak karena macet yang tidak dapat di prediksi. Setelah beberapa kali order dan dicancel driver, pada jam 08.10 akhirnya kami dapat taksi onlinenya! Alhamdulillah.. langsung meluncur ke Taman Safari.

09.30 – tiba di Taman Safari Indonesia
Alhamdulillahirabbil’alamiin, kami tidak kedapatan macet di puncak. Jalanan lancar jaya. Sampai-sampai driver taksinya pun kagum. “Wah beruntung banget nih puncak nggak macet, pasti udah berdoa dari rumah nih. Biasanya disini macet sampe 3 jam. Ini lancar banget”. Ohya, tarif taksi online dari Stasiun Bogor menuju Taman Safari Indonesia yaitu Rp 105,000.
Alhamdulillah bgt kaan… That’s the power of DOA !

Sesampainya kami di lokasi, kami membeli tiket masuk Taman Safari di loket luar.
Tiket Taman Safari Indonesia (Agustus 2018) untuk usia diatas 6 tahun Rp 230.000/orang ini sudah termasuk tiket masuk Istana Panda.
Segarnya udara puncak langsung terasa. Kuhirup udara segar itu dan menikmati indahnya alam sekitar. Subhanallah.. kita sampai juga akhirnya!

Kami naik shuttle bus Taman Safari yang disediakan untuk pengunjung yang tidak membawa mobil sendiri. Wuih udah nggak sabar berpetualang di dalam. Merasakan petualangan melihat satwa seperti di habitat aslinya. Kayak di hutan Afrika gitu :D Kalau kamu bawa mobil sendiri, kamu bisa ngasih makan satwanya langsung berupa wortel yang dijual dipinggir jalan taman safari. Ingat ya memberi makan satwanya hanya di tempat-tempat hewan jinak aja, nggak boleh di tempat hewan buas. Berbahaya.

Jam 11.30 -  Selesai Safari Journey menuju Istana Panda
Setelah menyusuri jalur petualangan Safari, kami langsung menuju Istana Panda. Untuk menuju lokasi Panda ini lumayan jauh, kita harus ke Shelter Bus Panda yang lokasinya dekat dengan Cowboy Show. Untuk mengemat energy karena lagi hamil juga, kami membeli tiket bus wara-wiri Taman Safari seharga Rp 25,000/orang di Pusat Informasi dekat Elephant Show.

Jam 12.00 – Istana Panda
Wah.. akhirnya sampai juga di Istana Panda. Desain interiornya kayak di Tiongkok sana, kampungnya Panda. Jadi banyak nuansa Chinese nya. Alam disekitarnya aduh sejuk banget dan indah. Banyak spot buat foto-foto.
Kami nonton video film pendek ten tang Panda yang berdurasi kurang lebih 15 menit. Setelah itu, kami ke foodcourt Panda untuk menikmati makan siang. Seporsi soto ayam hangat sangat cocok disantap siang hari yang dingin itu. :D




Jam 13.30 – menuju Cowboy Show
Setelah berkeliling ke Istana Panda kami menuju ke Cowboy Show yang menegangkan! Wajib nonton kalo berkunjung ke Taman Safari, karena keren banget!


Jam 14.30 – Istirahat
Sambil menunggu Various Animals Show, kami beristirahat dahulu menikmati es krim di foodcourt setelah itu kami ke tempat wahana Various Animals Show yang dimulai pada pukul 15.30.

Jam 16.00 – Pulang
Kami pulang menuju pintu utama dengan naik shuttle bus ke parkir utama. Lalu kami naik ojek motor menuju simpang safari untuk memesan Taksi Online disana, namun apa daya tidak dapat karena macet. Kami memutuskan untuk naik angkot hingga stasiun Bogor.

Angkotnya adalah :
-          Angkot warna biru jurusan sukasari (ini ngga ada nomer angkotnya) – durasi perjalanannya kurang lebih 1 jam dengan kondisi tidak macet. Ongkosnya Rp10.000/orang
-          Dari Sukasari naik mobil angkot 02 menuju Stasiun Bogor (kurang lebih 30 menit) – ongkosnya kurang tau tapi kami berikan waktu itu Rp 7,500/orang karena takut kurang :D

Pukul 18.30 – Sampai di stasiun Bogor
Sesampainya di Stasiun Bogor, kami menunaikan Shalat Maghrib dulu di Stasiun. Tak lupa berdoa semoga dapet tempat duduk di kereta karena kaki udah pegel banget. Hehehe.. Alhamdulillah Allah mengabulkan..

Kami tiba di rumah pukul 21.00 karena mampir makan malam dulu mengisi energy. Lega rasanya misi hari ini selesai dan lancar tanpa hambatan yang berarti. Semua dimudahkan dan dilancarkan.. Alhamdulillaaaaah…

Jadi, berpetualang saat hamil sebenarnya aman-aman saja dan boleh dilakukan karena banyak manfaatnya. Hati ibu menjadi bahagia dan akan berpengaruh terhadap hati janin juga kan..

Berikut 10 Tips dari aku agar Babymoon bumil tetap aman dilakukan:
1. Niatkan babymoon ini adalah untuk kebaikan ibu dan janin
2. Kehamilan ibu sudah memasuki Trimester ke 2 (antara minggu ke 16 - 24) karena fisik bumil sedang nyaman dan prima
3. Membawa obat-obatan P3K
4. Membawa makanan dan minuman, Bumil butuh sering-sering ngemil dan isi tenaga
5. Banyak-banyak istirahat di sela-sela perjalanan
6. Menggunakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk seharian
7. Tidak terlalu jauh lokasi wisatanya
8. Pilihlah tempat wisata yang sejuk dan bisa merefresh pikiran
9. Sarapan di rumah terlebih dahulu
10. Jangan lupa berdoa, berdoa, dan berdoa demi kelancaran acara babymoonnya

Jadi, mau kemana Honeymoon bumil selanjutnya ?

27 Agustus 2018

USG Pertama Kali di Usia Kandungan 27 Minggu (Jengukin Dedebayi)

Pada hari Selasa, 21 Agustus 2018 jam 8 pagi, aku diantar suami untuk melakukan tes USG kehamilan di RS Andhika dekat RS Sibro Malisi. Ini adalah kali pertamanya aku memeriksakan kandunganku di RS Andhika karena setiap bulannya aku kontrol kandungannya di Puskesmas Kec. Pasar Minggu. Dikarenakan di Puskesmas tersebut tidak ada fasilitas USG saya harus ke RS untuk melakukan pemeriksaan USG karena selama hamil belum pernah sekalipun periksa USG.

Sesampainya di RS Andhika (kira-kira jam 8.30) aku langsung ke bagian pendaftaran untuk mendaftarkan diri. Tak lupa aku membawa buku pink (buku kesehatan Ibu dan Anak) yang berisi catatan kesehatan selama kehamilan, buku tersebut diminta petugas rumah sakit untuk mencatat perkembangan kehamilanku.

Karena BPJS ku masih bermasalah, aku termasuk kategori pasien Umum. Aku mendapat nomer antrian 23. Suasana di RS itu terlihat sepi, namun ternyata pasien ibu hamil yang sedang menunggu di Poli Kandungan sudah banyak sekali yang mengantre. Wow.

Dokter kandungan yang sedang praktek dihari itu adalah dr. Husni, S.POg. Aku dipanggil petugas untuk dilakukan pemeriksaan Berat Badan dan Tensi Darah, setelah itu mengantre ke Poli Kandungan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Aku dan suami menunggu dengan sabar antrian, kirain Cuma nunggu sebentar. Ehh.. ngga taunya jam 11.30 baru dipanggil masuk ke ruang pemeriksaan.
What? Antrinya 2,5 jam! Aku udah lemes dehidrasi, keliyengan, dan keringet dingin. Karena takut pingsan, akhirnya aku minta beliin air minum sama suamiku. Saat itu aku memang sedang puasa ganti niatnya mau nyicil bayar puasa, namun ternyata aku keringet dingin gitu jadi takut kenapa-kenapa. Akhirnya kuputuskan untuk tidak melanjutkan puasanya. Tak lama kemudian suamiku mencarikan roti dan air minum, aku langsung membatalkan puasanya. Dan kondisiku berangsur membaik. Alhamdulillah.

Tak lama kemudian, suster memanggil namaku untuk diperiksa oleh dr. Husni,S.POg. Aku dan suamiku masuk ke dalam ruang periksa. Tidak sabar untuk melihat dede di layar USG.
dr. Husni, S.POg menyapa kami dengan hangat.

“Assalamualaikum”

Kami menjawabnya dengan wa’alaikumsalam.. setelah bercakap-cakap sebentar mengenai usia kandungan dll aku diminta berbaring di tempat tidur untuk diperiksa perutnya. Ada suster yang membantuku untuk diperiksakan. Perutku diolesi semacam gel sebelum diperiksakan dengan alat USGnya oleh dr. Husni.

Wahhh.. ituu dedebayinyaa(dalam hatiku)

Dr. Husni menjelaskan kepada kami bagian apa-apa saja yang Nampak di monitor USG. Dkarenakan ini USG 2D jadi kurang jelas. Tapi terlihat disana ada bayangan tangan dede dan deteksi detak jantung dedebayinya.
Hasil dari USG nya Alhamdulillah berat badan bayinya normal. Jenis kelamin bayinya diperkirakan 90% perempuan.

Alhamdulillah normal..

Tak lupa aku konsultasikan mengenai keluhanku yang sudah seminggu aku rasakan yaitu nyeri punggung dan keringat dingin.
Untuk nyeri punggung, dr. Husni hanya menyarankan untuk dipijat saja kalau malam pakai yang hangat-hangat kaya conterpain gitu. Untuk keringat dinginnya diprediksi karena penyakit Maag yang disebabkan si ibu tidak teratur makannya. Akhirnya aku pulang dikasih resep obat maag.

Berikut ini rincian biaya USG di RS Andhika Jagakarsa (Per Agustus 2018 - Harga mungkin akan berubah sewaktu-waktu)
Biaya pendaftaran pasien baru       : Rp 30.000
Biaya konsultasi dokter                  : Rp 100.000
Biaya USG 2D dan dicetak             : Rp 100.000
Obat Maag                                       : Rp 8.000    __+
Total                                                 : Rp 238.000,-

Sekian ceritaku mengenai pemeriksaan USG kehamilanku yang pertama kali. Semoga bermanfaat buat bumil yang lagi cari info mengenai biaya USG.

 Dengan USG, mama dan papa  jadi bisa tahu perkembangan dedebayi yang ada di dalam kandungan, BB bayi, detak jantungnya, hingga jenis kelaminnya untuk membantu mempersiapkan perlengkapan kelahiran bayi nantinya.
Semoga sehat-sehat terus ya mama dan dedebayi… papanya juga,.. aamiin<3 aamiin..="" nbsp="" o:p="">


hasil USG 2D
Buku Periksa Kehamilan yang harus dibawa setiap kontrol kandungan